Pages

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, Februari 17, 2016

Mengenal 9 Jenis Emosi: Tepat Sikap Mengambil Keputusan

(Surabaya, harispradipta) Dalam mengambil sebuah keputusan, manusia dipengaruhi oleh 9 (sembilan) jenis emosi yang mempengaruhi nilai positif ataukan negatif akibat dari pengambilan keputusan tersebut.

Kali ini, saya mengajak pembaca untuk melakukan self-assessment untuk mengenal emosi-emosi mana saja yang cenderung digunakan pada saat pembaca membuat sebuah keputusan. Kesembilan emosi tersebut adalah:
  1. Apathy (ketidakpedulian)
  2. Grief (kesedihan)
  3. Fear (ketakutan)
  4. Lust (keserakahan)
  5. Anger (kemarahan)
  6. Pride (kesombongan)
  7. Courageous (keberanian)
  8. Acceptance (penerimaan)
  9. Peace (kedamaian)
Keenam emosi pertama di atas merupakan emosi negatif sedangkan tiga emosi yang terakhir merupakan emosi positif. Semakin besar kekuatan emosi positif yang digunakan pada saat membuat keputusan, maka akan semakin baik pula kualitas dari keputusan tersebut.

Apathy

Kemudian, bagaimana menjaga menjaga emosi kita agar tetap positif pada saat mengambil sebuah keputusan? Sebagai manusia tentu kita tidak selalu berada dalam pengaruh emosi positif. Sekuat apapun kita berusaha, emosi negatif selalu bisa menyelinap dan mempengaruhi kita. Namun kita bisa menghindarkan diri dari dampak emosi negatif dengan mengambil tindakan yang tepat saat emosi negatif tersebut muncul. Karena itu, penting bagi kita untuk mengenali emosi mana yang paling mempengaruhi kita pada saat membuat suatu keputusan. Setelah kita dapat mengenali emosi mana yang cenderung mempengaruhi kita, akan lebih mudah bagi kita untuk menentukan tindakan selanjutnya dari keputusan yang kita buat. Misalnya, bila ternyata kita menggunakan emosi negatif, maka jangan lakukan keputusan tersebut dan sebaliknya bila ternyata menggunakan emosi positif, maka lakukanlah keputusan tersebut.

Grief

Namun seringkali, mengenali emosi mana yang kita gunakan dalam membuat sebuah keputusan bukan perkara yang mudah. Tapi sebenarnya kita bisa mengatasinya dengan cara yang praktis dan sederhana. Dalam kesempatan kali ini, saya mengajak pembaca untuk melakukan latihan ringan mengenali kecenderungan emosi yang mempengaruhi. Caranya untuk setiap situasi di bawah ini, temukan alasan mengapa Anda membuat keputusan tersebut.

Fear

  1. Anda membeli sebuah mobil baru: (a) Untuk meningkatkan gengsi anda; (b) Untuk memberikan kenyamanan kepada keluarga.
  2. Anda membayar tagihan: (a) Agar layanan tersebut tidak dihentikan; (b) Karena Anda menyadari hak dan kewajiban Anda.
  3. Anda membuka sebuah usaha: (a) Untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya; (b) Untuk memberikan nilai yang lebih baik kepada pelanggan.
  4. Perjalanan Anda tertahan dikarenakan terjadi kecelakaan lalulintas. Reaksi Anda: (a) Mengumpat, "Salah sendiri, mengapa tidak berhati-hati;" (b) Anda merasa kasihan terhadap para korban.
  5. Anda menerima sebuah jabatan: (a) Untuk menunjukkan kemampuan Anda; (b) Karena Anda ingin menciptakan perubahan dan perbaikan. 
Berikut penjelasan untuk masing masing pilihan: Pilihan 1(a) dilandasi emosi Pride sedangkan pilihan 1(b) dilandasi emosi Peace. Pilihan 2(a) dilandasi emosi Fear sedangkan pilihan 2(b) dilandasi emosi Acceptance. Pilihan 3(a) dilandasi emosi Lust sedangkan pilihan 3(b) dilandasi emosi Peace. Pilihan 4(a) dilandasi emosi Anger sedangkan pilihan 4(b) dilandasi emosi Peace. Pilihan 5(a) dilandasi emosi Pride sedangkan pilihan 5(b) dilandasi emosi Courage.

Lust

Untuk mengenali emosi mana yang sedang mempengaruhi Anda pada saat membuat keputusan, sebenarnya mudah asalkan kita mengenali sifat-sifat dari masing-masing emosi. Emosi negatif memiliki dua sifat yang cukup mudah dikenali yaitu eksploitasi energi dan labil. Karena itu, sebenarnya kita bisa segera mengenali apakah diri kita sedang berada dalam dorongan emosi negatif. Gejala-gejala fisis seperti lelah dan pusing, serta gejala psikis seperti kehilangan gairah dan tidak tenang bisa jadi merupakan peringatan bahwa Anda sedang dalam pengaruh emosi negatif. Emosi positif justru memberikan energi  dan
bersifat stabil.

Anger

Semangat, kebahagiaan, ketenangan, dan kedamaian merupakan pertanda bahwa Anda diliputi emosi positif. Tantangan yang biasa muncul pada saat mengambil sebuah keputusan adalah munculnya dua emosi atau lebih, baik yang bersifat negatif maupun positif. Emosi negatif Anda mendorong untuk membuat suatu keputusan, tetapi emosi positif Anda menahannya. Keinginan untuk membuat pilihan tertentu agar dapat memperoleh keuntungan pribadi bisa jadi merupakan dorongan emosi negatif. Pada kutub yang berlawanan, emosi positif Anda menahannya kemudian dalam hati kecil berkata, "Bagaimana perasaan anak-anakmu seandainya mereka tahu perbuatan ayahnya?"

Pride

Hal sebaliknya bisa juga terjadi. Emosi positif Anda mendorong untuk membuat suatu keputusan, tetapi emosi negatif Anda menahannya. "Berikanlah penghargaan kepada bawahanmu yang rajin itu." Namun emosi negatif anda melawannya, "Itu 'kan sudah tugasnya dia. Kalau sedikit-sedikit penghargaan, lama-lama bisa bangkrut perusahaan ini."

Courageous

Dua jenis emosi dari dua kutub yang berbeda beradu. Tiba-tiba saja jiwa Anda berteriak dan hati nurani Anda tersentak. Keputusan mana yang harus Anda pilih? Di satu kutub hasrat Anda begitu menggebu, di kutub lain Anda tahu mana yang paling benar dan tepat untuk Anda lakukan. Godaan paling kuat biasa muncul dari sebuah kalimat yang sederhana yaitu, "Yang penting enak." Kenikmatan dan kepuasan sesaat itulah yang biasanya menimbulkan penderitaan yang berkepanjangan.

Acceptance

Bila anda tidak bisa memilih yang baik dari yang buruk, maka mungkin Anda berada dalam dominasi emosi negatif yang luar biasa. Bila Anda bisa memilih yang baik dari yang buruk, maka Anda masih bisa mengatasi pengaruh emosi negatif. Namun pilihan yang harus Anda buat tidak selalu seperti memilih putih dari hitam, atau memilih yang baik dari yang buruk. Bagaimana Anda bisa memilih yang paling baik dari yang baik, atau lebih sulit lagi bagaimana Anda memilih yang buruk dari yang lebih buruk? Sesungguhnya hati nurani Anda mengetahuinya.

Peace

Lalu apakah Anda mau mendengarkannya? Bila masih ragu, cobalah untuk melupakan sejenak apa yang sedang Anda putuskan. Carilah suasana yang baru dan berusahalah untuk menenangkan diri Anda. Mencari petunjuk dari Yang Maha Kuasa dengan berdo'a dan mendekatkan diri kepada-Nya saja merupakan hal yang sangat baik dan dianjurkan pada saat seperti demikian. Setelah perasaan damai meliputi diri Anda, maka Anda telah siap untuk membuat sebuah keputusan. Semoga kebaikan mengikuti Anda.

(sumber: Jemy Confido)

Minggu, Maret 29, 2015

Safe Running: 5K Finisher Pocari Sweat Run Indonesia 2015

(Tangerang, Harispradipta) Pagi ini saya mengikuti acara Pocari Sweat Run Indonesia 2015. Ini adalah cara lari perdana saya, dan saya terdaftar sebagai peserta 5K Run. Ternyata lari itu menyenangkan, non-stop terus berlari, ternyata saya bisa juga mencapai garis finish.

Dari event ini saya belajar banyak hal mengenai #saferunning. Ada beberapa hal yang penting diperhatikan agar kegiatan lari bisa dilakukan dengan aman. Pertama, kenali bentuk kaki anda. Dengan mengetahui bentuk kaki, maka bisa ditentukan jenis sepatu yang aman untuk kegiatan berlari anda. Staf toko sepatu olahraga biasanya dapat membantu tapi ada saatnya kamu berhadapan dengan staf yang kurang terlatih dan fasih akan pengetahuan biomekanis pelari. Itulah sebabnya penting bagi kita untuk mengenali kaki masing-masing.

Jenis Pertama adalah Kaki Rata (Flat Feet)
Jika tidak ada lekukan pada dasar telapak kaki, maka kakimu termasuk dalam kategori flat feet. Telapak kakimu rata dari ujung jemari sampai ke tumit. Bila kamu melakukan tes sidik kaki, cetakan yang dihasilkan hanya akan berupa siluet bentuk kaki penuh tanpa adanya lekukan diantara jari dan tumit.

Masalah?
Sebagai seseorang berkaki rata, biasanya kamu tipe overpronasi (overpronator). Artinya, kakimu melangkah kearah dalam ketika berlari.

Tipe Sepatu:
 Kemungkinan besar kamu memerlukan sepatu lari yang dapat memberikan stabilitas. Carilah sepatu dengan spesifikasi ‘motion control’ atau ‘stability’. Bagi sebagian orang dengan flat feet, pemakaian orthotic (bantalan dasar sepatu yang dibuat khusus bagi kaki seseorang untuk membenarkan masalah kaki) juga diperlukan.

Jenis Kedua adalah Kaki Netral (Neutral atau Normal Feet)
Mereka dengan neutral feet memiliki sidik kaki dengan sedikit lekukan diantara jari dan tumit, kurang lebih sekitar 2 sentimeter melengkung ke arah dalam.

Masalah? Neutral feet adalah tipe kaki paling umum dan selama kamu mengenakan sepatu lari yang tepat, tipe kaki ini biasanya bebas dari masalah.

Tipe Sepatu: Jenis kaki ini cocok dengan berbagai macam sepatu lari, dan cenderung mampu beradaptasi menggunakan sepatu yang dirancang untuk flat feet maupun high arch moderat. Namun tidak disarankan untuk memilih sepatu khusus untuk flat feet dan high arch ekstrim, atau sepatu dengan spesifikasi ‘motion control’ dan ‘stability’.

Jenis Kaki Berdasarkan Lengkung Telapak

Jenis Ketiga adalah Kaki Lengkung (High-arched Feet)
Mudah menentukan jenis kaki high-arched – kamu dapat melihat lengkungan mendalam di telapak kakimu. Ketika melakukan tes sidik kaki, cetakan kakimu akan menggambarkan siluet melengkung ke dalam dan bagian tengah telapak kaki akan terlihat sangat kurus.

Masalah? Orang-orang yang memiliki high arched feet biasanya termasuk dalam kelompok underpronator dimana kakimu melangkah kearah luar ketika berlari. Sangat penting bagi pelari dengan tipe kaki ini untuk mengukur kaki mereka secara berkala karena aktifitas lari dapat menyebabkan lengkungan kaki untuk melebar dan membuat kaki semakin panjang.

Tipe Sepatu: Kamu membutuhkan sepatu lari yang fleksibel dengan bantalan tengah lunak yang mampu menyerap gonjangan. Carilah sepatu dengan spesifikasi ‘flexible’ atau ‘cushioned’.



Haris
Posted by Pocari ID on Saturday, March 28, 2015

Kedua, jika anda telah mengenali jenis kaki sekaligus telah memilih sepatu yang tepat untuk kaki anda, maka selanjutnya adalah mengenali tipe lari anda. Anda bisa menentukan tipe pelari seperti apakah anda, dengan mencermati pola kegiatan lari anda. Hal yang perlu dicermati antara lain intensitas lari, berapa kali anda lari dalam satu minggu. Kemudian jarak terjauh yang mampu ditempuh dalam satu kali sesi kegiatan berlari. Terakhir adalah, event lari jenis apa yang ingin anda ikuti? Apakah 1K, 5K, 10K, atau Marathon?

Dari ketiga hal tersebut, dapat diketahui tipe pelari seperti apakah anda. Jika anda Pelari Pemula, maka beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain: (1) latihan tiga kali seminggu. Lakukan pemanasan sebelum berlari serta pendinginan setelahnya untuk mencegah cedera otot; (2) Berlari semampunya. Anda bisa menerapkan metode ‘lari-jalan-lari’ (lari 1 menit - jalan 2 menit - lari 1 menit, dan seterusnya) sebagai permulaan; (3) Jangan berlari terlalu cepat. Memaksakan diri dalam berlari dapat membuat Anda lebih cepat merasa lelah. Tambahkan kecepatan atau waktu latihan Anda pada minggu kedua saat latihan.

Jika anda Pelari Reguler, maka beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain: (1) Pastikan untuk terus menyempurnakan teknik berlari, contohnya jatuhnya kaki pada saat berlari, ayunan lengan dan juga ketegakan badan; (2) Lakukan latihan dengan frekuensi 3-5 kali setiap minggu; (3) Secara berkala, tambahkan kecepatan ataupun jarak yang disesuaikan dengan kemampuan Anda; (4) Lakukan latihan beban untuk memperkuat otot-otot tubuh terutama pada bagian perut dan kaki.



Ketiga, adalah postur yang tepat saat berlari adalah berlari dengan tegak seperti pada gambar di bawah ini:
Berlari Tegak
Jika anda terbiasa berlari dengan posisi bungkuk seperti di bawah ini, maka segera perbaiki posisi anda seperti posisi di atas.
Berlari Bungkuk
Selamat, kini anda telah berlari dengan aman. Namun tidak kalah penting untuk diperhatikan, anda juga harus mengetahui jenis-jenis cedera umum yang mungkin dialami saat melakukan kegiatan berlari. Hal ini dapat mengurangi resiko cedera yang dialami bertambah parah. Pertama adalah Fasciitis Plantaris, atau sakit yang terasa pada telapak kaki yang terjadi akibat benturan dengan tanah.
Terapi:
  • Istirahat berlari, ganti dengan olahraga bersepeda/renang.
  • Gunakan heel cup/insole.
  • Obat (bila perlu). 
Pencegahan:
  • Lakukan peregangan pada bagian betis, engkel, dan bagian kaki lainnya secara rutin.
Kedua adalah kram otot, atau kaku pada posisi kontraksi diikuti dengan keluhan sakit hati.
Terapi:
  • Lakukan peregangan (stretching)
  • Terapi pemijatan
  • Konsumsi minuman yang mengandung ion
Pencegahan:
  • Selalu jaga asupan ion tubuh sebelum, selama, dan sesudah berlari
  • Lakukan latihan beban secara rutin 
Ketiga adalah Heat Stroke, atau cedera akibat tubuh yang tidak terhidrasi dengan baik selama melakukan aktivitas berat di bawah paparan panas matahari. Heat stroke merupakan kondisi darurat yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Terapi:
  • Berhenti berlari.
  • Beri minuman dingin yang mengandung ION
  • Kompres/siram tubuh dengan air dingin
  • Segera larikan penderita ke rumah sakit
Pencegahan:
  • Berlatih dengan rutin
  • Perhatikan asupan gizi agar tubuh selalu fit
  • Jika lari pada suhu > 28°, pastikan tubuh selalu terhidrasi dengan baik dengan minuman ION
  • Jangan gunakan pakaian yang terlalu ketat
Keempat adalah Bonk (Hit The Wall) atau keadaan di mana cadangan glikogen dan glukosa tubuh habis sehingga tubuh tidak memiliki tenaga.
Terapi:
  • Konsumsi minuman ION
  • Konsumsi makanan berkabohidrat tinggi
Pencegahan:
  • Konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi satu malam menjelang hari lomba
  • Makan dan minum yang cukup satu jam sebelum lomba dimulai
  • Lakukan rehidrasi setiap 15-20 menit sekali (saat lomba) dengan minuman ION bersuhu dingin
 Selamat Berlari

Selasa, Maret 20, 2012

Samsung E1080F [Ponsel Low-End Pintar]

(Purwakarta, HARISPRADIPTA.blogspot.com) Saat hape Nokia 3120classic saya mencapai puncak ketololannya, yang berupa tidak dapat mencari sinyal dengan benar, microphone mendadak tuli, baterei ngedrop walau pemakaian sangat sesuai standar, hingga body pecah-pecah tak keruan tanpa sebab yang jelas, akhirnya saya menyerah dan membeli hape yang sesederhana mungkin, menyesuaikan kantong saya yang sama sederhananya.


Setelah saya browsing-browsing, tanya-tanya, dan survey-survey, maka pilihan saya jatuh pada hape Samung E1080F, yang kemudian saya menyebutnya Smart Low-End Phonecell dengan harga hanya Rp. 140.000,-.


Secara umum, Samung E1080F pasti akan digilas oleh Nokia di kelasnya. Pasalnya hape ini tidak ada fitur hiburan yang memadai, hanya ada game sederhana (kecuali beberapa edisi Samung E1080F yang lain menyuguhkan game sudoku). Kemudian fitur-fitur standar kantor juga sangat minim, hanya ada memo yang karakternya sangat terbatas. Tidak ada to do list maupun kalender yang terintegrasi.

Namun semuanya terbayar dengan fitur-fitur ajaib yang disematkan di ponsel sederhana ini. Antara lain:

Baterai Yang Luar Biasa Awet
Ponsel yang sederhana seperti ini tentu saja tidak memerlukan banyak energi. Maka dari itu, ponsel ini mampu bertahan hidup hingga lima hari (jika cuma dipakai ber-sms ria). Saat penggunaan normal untuk sms dan telfon, baterai dapat bertahan tiga hari. Sangat tepat untuk orang yang suka lupa ngecas hape atau yang punya hobi kegiatan out-door, misal naik gunung. Waktu pengisian kembali dalam keadaan normal juga sangat singkat, hanya tiga jam. Dapat dibilang satu jam pengisian untuk satu hari pakai.

Torch-Light (Senter)
Masih berhubungan dengan pecinta alam yang hobi naik gunung, hape ini juga mempunyai fitur lampu senter. Mengaktifkannya dengan cara menekan-tahan tombol navigasi atas saat posisi stand-by, ulangi cara yang sama untuk mematikannya kembali. Pada menu ponsel tempat fitur ini dapat dicari di MENU – APPLICATIONS – TORCHLIGHT.

Block Number dan Auto Reject
Buat para buronan mantan pacar, hingga para buronan mertua, yang tidak menghendaki dihubungi/diganggu oleh mereka, ponsel ini memiliki dua fitur yang sangat membantu berupa Block Number untuk memblokir sms dari nomor yang tidak dikehendaki, dan Auto Reject untuk menolak panggilan dari nomor yang tidak dikehendaki secara otomatis. Tapi mohon diingat agar fitur ini digunakan dengan bijak, karena fungsi asalnya adalah menolak masuknya pesan/panggilan SPAM, bukan untuk menolak pesan/panggilan dari bos yang menyebalkan.

Block Number dapat ditemukan di MENU – SETTING – APPLICATION – MESSAGE – TEXT MESSAGE – BLOCK NUMBER. Anda memiliki 10 daftar mantan pacar yang dapat anda masukkan ke dalam Block Number. Anda dapat mengetikkan nomor atau menambahkannya dari kontak.

Auto Reject dapat ditemukan di MENU – SETTING – APPLICATION – CALL – ALL CALLS – AUTO REJECT. Pastikan statusnya ON dan tambahkan daftar nomor yang tidak dikehendaki pada REJECT LIST.

Fake Call (Panggilan Bohongan)
Saat terjebak dalam situasi yang membosankan dengan seseorang, namun kita sungkan untuk menolaknya, fitur ini dapat membantu. Karena dengan fitur ini kita bisa seolah-olah mendapat satu panggilan yang harus segera diangkat, sehingga kita terbebas dari kebosanan dengan orang tersebut.

Fitur ini dapat ditemukan di MENU – SETTING – APPLICATION – FAKE CALL. Atur waktu berapa detik/menit anda akan mendapat panggilan bohongan tersebut di FAKE CALL TIMER. Setelah itu pada posisi stand-by, tekan-tahan tombol navigasi bawah hingga muncul peringatan FAKE CALL ACTIVATED. Anda akan segera mendapatkan panggilan dari Unknown sesuai dengan waktu yang telah anda tentukan.

Mobile Tracker
Fitur ini adalah fitur yang menjengkelkan bagi para maling hape. Saat fitur ini telah diaktifkan, kemudian seseorang memasukkan SIM Card baru, SIM Card tersebut otomatis akan mengirimkan pesan ke nomor-nomor yang telah kita tentukan sebelumnya. Sehingga keberadaan hape dapat dilacak. Fitur ini dapat ditemukan di MENU – SETTING – SECURITY – MOBILE TRACKER.

Privacy Lock
Bagi yang khawatir akan mafia-mafia inbox disediakan fitur Privacy Lock yang memungkinkan pemilik hape menguci beberapa menu yang diinginkan dengan password. Fitur ini ditemukan di MENU – SETTING – SECURITY – PRIVACY LOCK.

Basa Jawa
Saya rasa segmen pasar hape ini adalah para usia lanjut yang hanya membutuhkan fungsi dasar hape dan juga hanya terbiasa dengan bahasa daerah. Maka dari itu, pada menu pilihan bahasa disediakan Basa Jawa. Untuk sementara belum ada Bahasa Sunda ataupun Minang. Jadi untuk pengaturan Time and Date berubah menjadi Wektu lan Dina. Dan menu-menu lain menjadi sangat unik ketika ditranslate menjadi Basa Jawa.

Selamat mencoba hape sederhana ini. Beri komentar jika anda terkesan.




Selasa, September 14, 2010

Waiting Device (Alat Tunggu)

(Ponorogo, HARISPRADIPTA.blogspot.com)

Pada umumnya, mayoritas orang berpendapat menunggu adalah pekerjaan yang paling tidak menyenangkan, menyebalkan, membosankan dan menghabiskan waktu. Bagi sebagian orang, menunggu bahkan dapat menaikkan tensi darah. Seperti yang terjadi pada pacar saya. Ketika saya mulai telat datang saat janjian, bahkan terkadang lupa. Dia akan mulai ngambek, marah, hingga ingin mencakar-cakar. Maka dari latar belakang itulah dirasa perlu saya terangkan apa itu waiting device yang telah lama ampuh mengisi waktu saya saat saya harus menunggu sesuatu.

Dalam beberapa kondisi, saat kita menunggu sesuatu kadang di sekitar kita tidak ada orang, atau tidak ada orang yang kita kenal, atau juga tidak ada orang yang menarik untuk diajak berkenalan. Misalnya kakek tua yang mengenakan headset. Perlu ditekankan bahwa dia tidak mendengarkan mp3, namun headset tersebut adalah alat bantu dengar. Sangat tidak nyaman jika setelah kita mulai berekenalan dengan dia justru kita menghabiskan energi dengan bercakap-cakap menggunakan suara tinggi atau malah sampai berteriak-teriak.

Contoh kasus di atas diharapkan tidak sampai terjadi pada kita, maka inilah beberapa waiting device yang selama beberapa tahun terakhir terbukti ampuh dan efektif kinerjanya setelah saya coba.

Device #1: Food
Alat pertama ini cukup efektif mengisi waktu saya ketika saya menunggu. Namun alat ini memiliki kelemahan mendasar, yaitu cepat habis.

Syarat makanan agar dapat menjadi sebuah waiting device adalah praktis, dalam arti mudah dibawa, dan ringan. Bagi beberapa orang, syarat ini bersifat relatif. Bagi saya satu piring nasi adalah makanan ringan untuk ngemil, namun sangat tidak praktis. Maka saya memilih snack, yang memiliki bungkus plastik, atau buah-buahan. Buah-buahan terbukti dapat meningkatkan mood kita saat kita harus melakukan kegiatan menunggu. Namun tidak disarankan untuk mengkonsumsi pisang secara berlebihan, kandungan potasium pada pisang akan membuat anda berhalusinasi.

Pisang

Beberapa makanan yang disarankan adalah kuaci dan kacang. Kedua makanan ini bisa mengatasi kelemahan alat #1 ini, yaitu cepat habis.

Device #2: Mp3 Player
Mendengarkan suara di sekitar kita pada saat menunggu dapat menyebabkan kebosanan akut, suara-suara tersebut akan terdengar monoton dan membuat telinga tidak nyaman. Misalnya menunggu di dalam angkot yang sedang ngetem. Suara deru mesin dan hembusan nafas Pak Sopir dapat membuat anda emosi ketika terlalu lama mendengarkannya.

Maka mp3 player adalah solusinya. Beberapa syarat dari mp3 player sebagai alat #2 seperti lagu yang didengarkan adalah lagu favorit kita, mp3 player tersebut diharapkan adalah bukan barang pinjaman dan memakai headset.

Ini bukan ipod, namun cukup ampuh

Alat #2 ini tidak bekerja dengan baik ketika lagu yang didengarkan bukan lagu yang dikehendaki. Seperti misal, saya sekarang suka mendengarkan lagu-lagu Bring Me The Horizon atau Avenged Sevenfold, maka tidak akan bekerja efektif jika lagu tersebut diganti dengan lagu dari The P*tter atau H*jau D*un yang mendayu-dayu.

Syarat ke dua adalah mp3 player ini bukan barang pinjaman. Karena memakai barang pinjaman bisa sangat beresiko dan sang pemilik mempunyai hak untuk mengambilnya sewaktu-waktu.

Syarat yang ketiga adalah memakai headset, hal ini bersifat kondisional atau tergantung selera. Karena mp3 player tidak begitu bekerja dengan baik ketika tidak didengarkan melalui headset. Dan juga, saat mp3 player didengarkan tidak melalui headset, misalnya, saat menunggu di dalam angkot yang sedang ngetem, suara deru mesin dan nafas Pak Sopir masih akan terdengar.

Radio/tape juga bisa menjadi pilihan asal radio/tape tersebut mudah dibawa dan portabel.

Device #3: Book
Ketika alat #1 sudah habis. Dan kemudian saat mengenakan alat #2 mata kita tidak dapat mengatasi kebosanan, maka buku adalah alat efektif yang dapat menjadi pilihan selanjutnya.

Kadang, saat kita mendengarkan mp3 player, mata kita haus akan obyek yang dapat dipandang. Dalam beberapa kondisi, obyek-obyek yang kita harapkan hadir/lewat untuk dilihat tidak kunjung datang. Bahkan, misalnya, saat kita melakukan aktivitas menunggu di pasar, tidak jarang kita melihat orang gila yang melakukan aksi nudist. Hal ini sangat tidak nyaman dilihat. Maka solusinya adalah melepaskan dahaga mata dengan membaca.

Kata Oom Tantowi Yahya saat menjadi duta perpustakaan,” Buku adalah jendela dunia.” Maka dapat dikatakan alat #3 ini adalah alat yang memiliki manfaat plus-plus. Beberapa syarat buku yang dapat menjadi waiting device adalah, buku tersebut menarik untuk dibaca dan praktis dibawa.

Salah Pilih Novel

Buku menjadi tidak efektif ketika buku tersebut tidak menarik. Alih-alih melepaskan dahaga, kita akan menjadi mengantuk jika memaksakan membaca buku yang tidak menarik. Kemudian syarat ke dua adalah buku tersebut paktis dibawa. Tidak disarankan membawa almanak yang memiliki 1000 halaman, tidak seimbang saat kita hanya harus menunggu 5 menit tapi harus membawa beban buku beberapa kilogram.

Koran atau tabloid juga dapat menjadi pilihan. Selain informatif kedua media ini selanjutnya juga dapat menjadi kipas saat kepanasan atau juga sebagai alat duduk.

Device #4: Rubic Cube
Bagi beberapa orang, membaca memiliki ambient tertentu. Yaitu batas dimana mata menjadi bosan atau dahaga untuk membaca sudah terpenuhi. Maka alat selanjutnya yang saya sarankan adalah Rubik.

Rubik fosfor dapat menyala dalam gelap

Terdapat beberapa macam jenis rubik yang ada di pasaran, mulai rubik 2 x 2 yang untuk gantungan kunci, rubik 3 x 3 yang umum digunakan, hingga rubik-rubik aneh seperti megaminx yang berbentuk segi enam.

Untuk menyelesaikan rubik yang umum digunakan, yaitu rubik 3 x 3, hingga warna di enam sisinya tersusun sempurna, dapat mencapai tiga hingga lima menit (bagi non-ahli). Maka rubik cukup efektif untuk mengisi waktu saat melakukan kegiata menunggu.

Bagi yang sudah ahli, misalnya yang dapat menyelesaikan rubik hanya dengan beberapa kejapan mata, disarankan mengulang-ulang mengacak dan menyusunnya kembali beberapa kali. Bisa juga mencoba mencoba menyelesaikan rubik dengan beberapa variasi gaya, seperti menyelesaikan rubik menggunakan satu tangan kanan, satu tangan kiri, menggunakan kaki, atau juga tanpa tangan menggunakan kekuatan pikiran seperti Deddy Corbuzier.

Device #5: Cellphone
Alat terakhir adalah hape. Kadang hape menjadi pilihan pertama bagi penggemar facebook (baca: feshbuuk) atau penggila chatting online. Namun bagi saya yang hingga saat ini masih menggunakan hape tipe low end, hape menjadi waiting device nomor terakhir.

Nokia seri 6030

Fungsi hape sebagai waiting device sangatlah banyak dan sangat umum. Hingga banyak sekali yang dapat dilakukan dengan perangkat satu ini. Semakin canggih hape tersebut, makan semakin efektif hape digunakan sebagai waiting device. Namun jika kecanggihan hape yang dimiliki terbatas, hape bisa ditempatkan pada urutan terakhir yang mana hanya berperan saat ada panggilan pada waktu melakukan kegiatan menunggu.

Bagi saya pribadi, kelima alat di atas adalah barang yang wajib dibawa ketika saya berjarak lebih dari 200 meter dari rumah. Yang mana hal ini juga saya sarankan bagi para pembaca yang memiliki kelemahan tidak menyukai kegiatan menunggu. Karena dengan alat-alat di atas, menunggu menjadi hal yang tidak begitu menyiksa dan membosankan.

Sabtu, Agustus 21, 2010

Tempat Nomor Mesin Kendaraan Honda Karisma

(Ponorogo, HARISPRADIPTA.blogspot.com)

Hahay... Akhirnya gue menemukan tempat kombinasi angka-angka itu. Selama enam tahun si Karisma ada di rumah, gue tidak pernah perduli dengan yang namanya Nomor Mesin Kendaraan. Gue hanya terima pakai, rawat dan kadang merusakkannya. Yang peduli dengan nomor mesin kendaraan mungkin paling banter adalah tukang parkir di Kantor Samsat yang banyak dimintai tolong oleh konsumen untuk menggosokkan nomor mesin kendaraan yang tercetak di mesin kendaraan untuk keperluan administrasi motor. Sampai tadi malam gue disuruh sama si Babe untuk menggosok nomor mesin kendaraan si Karisma.

"Ris, gosokno nomer mesin montormu! Sesuk isuk arep Bapak gowo." (Ris, gosokkan nomor mesin motormu! Besok pagi hendak Bapak bawa.)

"Nggih..." (Ya) Sahut gue.

Kemudian gue mulai berkutat dengan mesin motor malam itu juga. Gue yakin nomor mesin kendaraan itu berada di suatu tempat di bagian bawah mesin motor yang bentuknya silinder itu. Kebetulan tadi siang gue baru datang dari Malang, jadi bagin perut mesin motor masih penuh dengan oli dan kotoran-kotoran yang didapat di sepanjang perjalanan tadi siang. Gue meraba-raba bagian perut mesin motor gue dengan penuh semangat. Kotor, hitam dan berminyak, tapi tidak ada yang menurut gue seperti cetakan kombinasi nomor mesin. Tidak gue temukan, dan walhasil tangan gue coreng moreng dengan oli dan kotoran. Gue memutuskan melanjutkan perjuangan esok hari.

Paginya, seluruh badan mesin motor Karisma gue cuci bersih sekali sembari gue raba-raba. Dan "Hahay", akhirnya ketemu juga nomor mesin tersebut. Tempatnya berada di mesin sebelah kiri, di bawah mesin yang berbentuk silinder, tidak menghadap ke bawah (di perut mesin) seperti yang gue kira, melainkan menghadap ke luar (ke samping kiri). Jadilah gue menggosok nomor mesin Karisma yang tercetak di besi mesin tersebut. Tidak perlu merubuhkan motor, tidak perlu membongkar dek-dek motor.




Kata peribahasa, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Ternyata peribahasa itu berlaku juga dengan motor. Gue berinisiatif mencari Nomor Mesin Kendaraan Mio si Emak, ternyata tidak berada di tempat yang sama dengan Nomor Mesin Karisma. Nomor Mesin Kendaraan Mio berada di sisi sebelah kanan mesin. Posisinya sama, di bawah mesin yang bentuknya silinder dan menghadap ke luar.



___________________
PS: Foto diperagakan oleh Ema.

Senin, Mei 03, 2010

Konversi Online File Microsoft Office [*.docx] ke [*.doc]

(Malang, HARISPRADIPTA.blogspot.com)

Sudah hujan-hujan, harus ke warnet buat ng-edit kerjaan, mana dikejar sama deadline, eh data pekerjaan gak bisa dibuka. Usut punya usut ternyata warnetnya masih menggunakan Microsoft Office tahun alip (baca: 2003) yang ekstensi file-nya *.doc, sedang pekerjaan gue tersimpan dengan Microsoft Office 2007 yang ekstensi file-nya *.docx . Nah, saat gue dalam keadaan panik, datanglah wahyu yang mengatakan bahwa gue harus membuka situs yang dapat mengatasi permasalahan gue. Situs macam apakah itu?

Situs ini bernama http://www.zamzar.com/. Lalu bagaimana cara kerjanya? Caranya amat sangat luarbiasa gampang sekali. Pertama teman-teman harus membuka situs http://www.zamzar.com/. Gambarnya akan seperti dibawah ini.


Klik untuk perbesar gambar


Kemudian browse file kamu yang ekstensinya *.docx (panah nomor 1). Kemudian pilih ekstensi *.doc pada step 2. Pada step 3 kamu tuliskan email kamu (yang memungkinkan dapat kamu buka pada saat itu juga!). Akhirnya kamu tinggal klik Convert (panah nomor 2) dan link hasil Convert akan dikirim saat itu juga ke email kamu. Lalu seperti apa link-nya? Link tersebut akan masuk pada inbox email kamu. Lihat gambar di bawah ini.


Klik untuk perbesar gambar


Setelah kamu klik link tersebut, kamu akan lompat lagi ke situs www.zamzar.com dengan link download yang sudah disediakan. Lihat gambar di bawah ini.


Klik untuk perbesar gambar


Klik link tersebut, mulai download dan kamu segera memiliki file *.doc hasil konversi kamu. Selamat mencoba.

________________
NB: Jika mungkin zamzar.com kurang simpel, kamu bisa menggunakan investintech.com

Kamis, Agustus 06, 2009

Merajut Mimpi Mewujudkan Rumah Impian [Rumahku, Impianku]

Bagi gue ungkapan "Home Sweet Home" sangat berarti dalam. Gue senang sekali saat gue mendengar lantunan lirik mengalir dari lagu Bittersweet Home, oleh Montley Crue dan Chester Bennington. Maka setelah gue lulus dari Sekolah Menengah atas, gue segera berkonsentrasi untuk meneruskan pendidikan di bidang bangunan. Gue selalu bermimpi untuk mendapatkan rumah idaman, rumah impian gue yang kelak akan gue bangun sendiri dengan bekal ilmu gue.

Alhamdulillah, impian untuk belajar dan berkecimpung di dunia bangunan kini dapat gue capai, walau dahulu latar belakang pendidikan gue sama sekali tidak menjurus kepada bidang bangunan. Namun gue yakin, kemauan dengan sedikit bumbu kerja keras dapat mengantarkan gue sukses dalam bidang ini sampai akhirnya gue dapat membangun rumah impian gue. Bagi seorang mahasiswa yang belum bekerja mempunyai penghasilah tetap, mempunyai rumah bagi gue adalah sebuah impian indah yang menunggu untuk diwujudkan. Dengan impian tersebut dapat memacu semangat gue untuk mewujudkannya dengan segala upaya dan kerja keras.

Beberapa desain rumah sudah gue persiapkan, mulai dari yang berkesan futuristik, alami -dengan sentuhan vegetasi-, minimalis -yang tidak banyak campur tangan ornamen-, dan lain sebagainya. Namun semua itu gue pertimbangkan untuk merenovasi rumah gue yang selama ini gue tinggali, yaitu rumah dimana gue dilahirkan dan tumbuh besar di situ. Tidak ada lingkungan rumah yang sangat berkesan dibandingkan rumah gue. Sebab itu gue lebih memilih merenovasinya alih-alih membangun rumah baru di daerah lain. Kelak pekerjaan gue boleh saja membangun rumah di sana sini, namun cukuplah semua itu untuk orang lain. Gue lebih mencintai rumah gue, Rumah gue, impian gue.

Dengan luas 6 m x 8 m, rumah gue tergolong rumah yang lega walaupun tidak juga disebut rumah yang besar. Hingga saat ini gue tinggalkan merantau untuk mencari ilmu, rumah gue tidak banyak mengalami perkembangan dalam hal renovasi. Rumah gue dapat dibilang rumah dengan model masa kini apabila dibandingkan dengan rumah di lingkungan gue yang banyak berbentuk joglo, rumah tradisional khas jawa.


Gambar : Rumah gue yang sekarang

Gue merencanakan sebuah renovasi untuk rumah gue ketika gue sudah akan menempati dan mengurus rumah itu menggantikan kedua orang tua gue. Dengan mengusung gaya rumah minimalis. Selain karakter gue adalah orang yang simpel, gue juga kurang suka dengan ornamen atau bagian rumah yang tidak dapat difungsikan secara maksimal. Maka pilihan rumah minimalis yang berpedoman "semua bagian dalam rumah dapat dimanfaatkan dengan maksimal" gue rasa cocok untuk gue. Gue akan menghilangkan ornamen-ornamen gypsum pada lisplang diganti dengan tembok dengan kesan futuristik dengan bentuk geometris sebagai lisplangnya. adapun tiang-tiang pada teras gue akan merubahnya hingga terlihat lebih simpel dengan menggantinya dengan beton yang ditutup plesteran. Di sebelah selatan rumah gue, adalah garasi mobil dengan luas kurang lebih 4 m x 4 m akan gue tambah satu lantai di atas garasi tersebut, dengan pertimbangan sedikitnya kamar yang ada di rumah gue sehingga gue harus menambah satu lantai sebagai ruang kerja gue, dan gue akan menempatkannya di atas garasi mobil.

Untuk finishing pengecatan. Gue berencana mengganti cat rumah gue yang berkesan norak (pilihan bokap) diganti dengan tema minimalis yang lebih ringan dipandang mata namun tidak memberikan kesan murahan. Pilihan warna abu-abu dan krem dengan sedikit warna cokelat bisa menjadi pertimbangan karena lingkungan rumah gue mayoritas adalah ladang-ladang dan persawahan yang didominasi oleh warna tanah. Bukan bermaksud mengkamuflasekan rumah gue sehingga seperti bunglon di pepohonan, namun hanya menserasikan warna dengan warna lingkungan sekitar. Beberapa bagian tembok dapat juga ditutup dengan batu alam, selain berkesan alami, rumah juga lebih adem dilihat. Sekedar berandai-andai dalam mewujudkan mimpi itu, mungkin rumah gue akan seperti gambar dibawah ini.


Gambar : Rumah impian gue

Banyaknya impian gue bukan sebuah halangan untuk gue dalam merealisasikannya. Banyaknya pihak-pihak jasa properti akan membantu gue dalam merealisasikan mimpi gue tersebut. dengan hardirnya situs property kita impian tersebut seakan-akan sudah di depan mata. Propertykita.com adalah sebuah situs properti online yang menyediakan informasi mengenai daftar rumah dijual dari berbagai wilayah di Indonesia. Propertykita.com juga menyediakan artikel-artikel bermutu seputar membeli rumah, perencanaan keuangan, aspek hukum dalam transaksi properti, memilih agen properti, tips dan trik renovasi rumah dan lain-lain. Tetap semangat menatap masa depan, untuk mewujudkan impian gue. Rumahku, impianku


Rabu, Agustus 05, 2009

Dukung Taman Nasional Komodo sebagai Salah Satu "The New Seven Wonders"


pastibisa-online.blogspot.com, Pada tanggal 21 Juli 2009 pukul 12.07 GMT (19.07 WIB), New 7 Wonders Foundation telah mengumumkan Taman Nasional Komodo (TNK) di Flores, Manggarai, Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu dari 28 finalis yang berhak untuk melanjutkan ke tahap final (Tahap III).

Kami mengharap agar para blogger, para surfer di dunia maya, dan semua orang pada umumnya untuk ikut mendukung agar TNK kebanggaan bangsa Indonesia dapat menjadi salah satu "The New Seven Wonders".

Beberapa cara vote TNK sebagai "The New Seven Wonders" adalah dengan salah satu cara sebagai berikut. Bagi yang berkecimpung di dunia maya dapat melalui website http://www.new7wonders.com atau bagai masyarakat umumnya dengan cara mealalui telepon Internasional (SLI) dengan menekan +41 77 312 4041, setelah pesan selesai dan terdengar bunyi beep tekan kode 7717 untuk memilih Taman Nasional Komodo.

Namun disamping itu, diharapkan pemerintah juga memperhatikan mengenai keadaan ekonomi masyarakat Pulau Komodo yang diketahui sampai saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan. jangan sampai Pulau Komodo menjadi keajaiban dunia karena dikenal dengan "pulau kebanggaan bangsa yang justru dalam kondisi yang memprihatinkan".



Jumat, Juli 24, 2009

Keunggulan Dinar-Emas dan Dirham-Perak [Solusi untuk Bangkit dari Krisis Ekonomi Global]


Ketika dunia menggunakan emas dan perak sebagai mata uang, tidak pernah terjadi sama sekali masalah-masalah moneter (masyakil naqdiyyah), seperti inflasi, fluktuasi nilai tukar, dan anjloknya daya beli. Profesor Roy Jastram dari Berkeley University AS dalam bukunya The Golden Constant telah membuktikan sifat emas yang tahan inflasi. Menurut penelitiannya, harga emas terhadap beberapa komoditi dalam jangka waktu 400 tahun hingga tahun 1976 adalah konstan dan stabil.

Masalah-masalah moneter itu justru terjadi setelah dunia melepaskan diri dari standar emas dan perak serta berpindah ke sistem uang kertas (fiat money), yaitu mata uang yang berlaku semata karena dekrit pemerintah, yang tidak ditopang oleh logam mulia seperti emas dan perak. Dalam sistem Bretton Woods yang berlaku sejak 1944, dolar masih dikaitkan dengan emas, yaitu uang $35 dolar AS dapat ditukar dengan 1 ounce emas (31 gram). Namun pada 15 Agustus 1971, karena faktor ekonomi, militer, dan politik, Presiden AS Richard Nixon akhirnya menghentikan sistem Bretton Woods itu dan dolar tak boleh lagi ditukar dengan emas. Mulailah era nilai tukar mengambang global yang mengundang banyak masalah. Dolar semakin terjangkit penyakit inflasi. Pada tahun 1971 harga resmi emas adalah $38 dolar AS per ounce. Namun pada tahun 1979 harganya sudah melonjak jadi $450 dolar AS per ounce.

Masalah-masalah moneter seperti itu hanya dapat diatasi oleh mata uang emas dan perak saja. Mengapa? Sebab emas dan perak mempunyai banyak keunggulan. Telaah ini bertujuan mengupas lebih dalam mengenai keunggulan-keunggulan sistem emas dan perak tersebut, sebagaimana diterangkan oleh Syaikh Abdul Qadim Zallum dalam kitabnya Al-Amwal fi Daulah Al-Khilafah (2004), khususnya bab Fawa`id Nizham Adz-Dzahab wa Al-Fidhdhah.

Syaikh Zallum menerangkan setidaknya terdapat 6 (enam) keunggulan mata uang emas dan perak sebagai berikut (h. 224-227) :

Pertama, emas dan perak adalah komoditi, sebagaimana komoditi lainnya, semisal unta, kambing, besi, atau tembaga. Untuk mengadakannya perlu ongkos eksplorasi dan produksi. Komoditi ini dapat diperjualbelikan apabila ia tidak digunakan sebagai uang. Jadi, emas dan perak termasuk uang komoditi/uang barang (commodity money). (Nasution, 2008:241). Artinya, emas dan perak mempunyai nilai intrinsik (qimah dzatiyah) pada dirinya sendiri. Beda dengan uang kertas yang tidak memiliki nilai intrinsik pada barangnya sendiri.

Maka dengan menggunakan mata uang emas dan perak, suatu negara tidak akan dapat mencetak mata uang sesukanya lalu mengedarkannya ke pasar. Ini berbeda dengan uang kertas, suatu negara dapat saja mencetak uang kertas berapa pun ia mau, karena uang kertas tidak mempunyai nilai intrinsik pada dirinya sendiri. Ilustrasinya, untuk mencetak lembaran uang satu dolar AS, biayanya 4 sen dolar. Dengan anggapan 1 dolar senilai Rp 10.000, maka nilai 4 sen dolar hanya Rp 400 (1 dolar = 100 sen dolar). Kalau mau mencetak lembaran 100 dolar, biayanya juga masih sekitar 4 sen dolar itu. Inilah yang mengakibatkan The Fed (Bank Sentral AS) sangat leluasa mencetak dolar hampir unlimited sehingga menimbulkan inflasi permanen. Namun untuk mencetak 1 lembaran uang senilai 1 dinar emas, diperlukan emas seberat 4,25 gram. Maka negara yang menggunakan standar dinar tidak bisa mencetak uang semaunya, kecuali dalam batas kuantitas emas yang dimilikinya. Uang yang beredar hanya bisa ditambah ketika negara menerima sejumlah emas baru dari pihak luar. Sebaliknya uang yang beredar bisa berkurang kalau ada orang yang menukarkan sebagian uangnya dengan emas.

Kedua, sistem emas dan perak akan menimbulkan kestabilan moneter. Tidak seperti sistem uang kertas yang cenderung membawa instabilitas dunia dikarenakan penambahan uang kertas yang beredar secara tiba-tiba. Emas biasanya tidak mudah ditemukan dalam jumlah berlimpah. Dalam perkiraan terbaik, persediaan emas global dalam 300 tahun terakhir hanya bertambah rata-rata 2 % per tahun. Tingkat pertumbuhan ini jauh di bawah pertumbuhan uang beredar berdasarkan perbankan modern yang menggunakan uang kertas. Dalam setahun, seluruh industri tambang emas dunia hanya menghasilkan kira-kira 2000 ton emas, sangat jauh di bawah produksi baja di AS saja yang menghasilkan 10.500 ton per jamnya pada tahun 1995.

Ketiga, sistem emas dan perak akan menciptakan keseimbangan neraca pembayaran antar-negara secara otomatis, untuk mengoreksi ketekoran dalam pembayaran tanpa intervensi bank sentral. Mekanisme ini disebut dengan automatic adjustment (penyesuaian otomatis) yang akan bekerja menyelesaikan ketekoran dalam perdagangan (trade imbalance) antar negara.

Mekanismenya : jika suatu negara (misal negara A) impornya dari negara B lebih besar daripada ekspornya, maka akan makin banyak emas dan perak yang mengalir dari negara A itu ke negara B. Ini karena emas dan perak digunakan sebagai alat pembayaran. Kondisi ini akan mengakibatkan harga-harga di dalam negara A turun, lalu menyebabkan harga-harga komoditi dalam negara A lebih murah daripada komoditi impor dari negara B, dan pada gilirannya akan mengurangi impor dari negara B. Sementara dalam sistem uang kertas, jika terjadi ketekoran semacam ini, negara A akan mencetak lebih banyak uang, sebab tak ada batasan untuk mencetaknya. Tindakan ini justru akan meningkatkan inflasi dan menurunkan daya beli pada uang di negara A.


Dalam sistem emas dan perak, negara tidak mungkin mencetak uang lagi, selama uang yang beredar dapat ditukar dengan emas dan perak pada tingkat harga tertentu. Karena negara khawatir tidak akan mampu melayani penukaran tersebut.

Keempat, sistem emas dan perak mempunyai keunggulan yang sangat prima, yaitu berapapun kuantitasnya dalam satu negara, entah banyak atau sedikit, akan dapat mencukupi kebutuhan pasar dalam pertukaran mata uang. Jika jumlah uang tetap, sementara barang dan jasa bertambah, uang yang ada akan mampu membeli barang dan jasa secara maksimal. Jika jumlah uang tetap, sedang barang dan jasa berkurang, uang yang ada hanya mengalami penurunan daya beli. Walhasil, berapa pun jumlah uang yang ada, cukup untuk membeli barang dan jasa di pasar, baik jumlah uang itu sedikit atau banyak.

Hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk sistem uang kertas. Jika negara mencetak semakin banyak uang kertas, daya beli uang itu akan turun dan terjadilah inflasi. Jelaslah, sistem emas dan perak akan menghapuskan inflasi. Sedang sistem uang kertas sebaliknya akan menyuburkan inflasi.

Kelima, sistem emas dan perak akan mempunyai kurs yang stabil antar negara. Ini karena mata uang masing-masing negara akan mengambil posisi tertentu terhadap emas atau perak. Dengan demikian, di seluruh dunia hakikatnya hanya terdapat satu mata uang, yaitu emas atau perak, meski mata uang yang beredar akan bermacam-macam di berbagai negara.

Benar hanya ada satu mata uang, karena satu ounce koin emas (31 gram) di AS, tidak akan berbeda dengan satu ounce koin emas di Jepang, Jerman, atau Perancis. Mungkin satu ounce emas itu akan diberi nama yang berbeda-beda di masing-masing negara ini, apakah diberi nama 20.000 Yen (Jepang), 200 Deutschemark (Jerman), 10.000.000 Rupiah (Indonesia), atau 1000 Franc (Perancis). Tetapi tidak akan ada biaya transaksi signifikan yang menggambarkan perbedaan kurs. Konsekuensinya, spekulasi mata uang asing (valas) tidak akan dapat lagi dilakukan dan perdagangan internasional pun akan makin bergairah, karena emas dan perak telah menghindarkan para eksportir/importir dari sumber ketidakpastian yang terbesar, yaitu kurs yang tidak tetap (fluktuatif).

Keenam, sistem emas dan perak akan memelihara kekayaan emas dan perak yang dimiliki oleh setiap negara. Jadi emas dan perak tidak akan lari dari satu negeri ke negeri lain. Negara manapun tidak memerlukan pengawasan untuk menjaga emas dan peraknya. Mengapa? Sebab emas dan perak itu tidak akan berpindah secara percuma atau ilegal. Emas dan perak tidak akan berpindah kecuali menjadi harga bagi barang atau jasa yang memang hal ini dibolehkan syara'. Contohnya : untuk mengimpor bahan pangan, alat-alat berat, persenjataan, atau untuk membayar tenaga ahli dari berbagai bidang dari luar negeri yang diperlukan untuk membangun negara Khilafah. Dengan kata lain, tidak akan ada keuntungan investasi asing yang dapat diterjemahkan sebagai kerugian mata uang dalam negeri.

_______________________________________
dikutip dari http://khilafah1924.org
daftar bacaan :
Abu Ar-Rasytah, Atha, Al-Azmat Al-Iqtishadiyah : Waaqi'uhaa wa Mu'aalajuthaa min Wijhah Nazhar Al-Islam, www.hizb-ut-tahrir.info

Al-Maliki, Abdurrahman, As-Siyasah Al-Iqtishadiyah Al-Mutsla, (T.tp. : T.p), 1963

An-Nabhani, Taqiyuddin, An-Nizham Al-Iqtishadi fi Al-Islam, (Beirut : Darul Ummah), 2004

El-Diwany, Tarek, The Problem with Interest : Sistem Bunga dan Permasalahannya, Penerjemah Amdiar Amir, (Jakarta : Akbar Media Eka Sarana), 2003

Hamidi, M. Luthfi, Gold Dinar Sistem Moneter Global Yang Stabil dan Berkeadilan, (Jakarta : Senayan Abadi Publishing), 2007

Hasan, Ahmad, Mata Uang Islami (Al-Awraq Al-Naqdiyyah fi Al-Iqtishad A-Islami), Penerjemah Saifurrahman Barito & Zulfikar Ali, (Jakarta : RajaGrafindo Persada), 2005

Lubis, Abdur-Razzaq dkk, Jerat Utang IMF? Sebuah Pelajaran Berharga Bagi Para Pemimpin Bangsa-Khususnya Indonesia (Discredit Interest-Debt!), Penerjemah Rofik Suhud, (Bandung : Mizan), 1998

Nasution, Mustafa Edwin dkk, Pengenalan Eksklusif Ekonomi Islam, (Jakarta : Kencana), 2007

Nurul Huda dkk, Ekonomi Makro Islam Pendekatan Teoretis, (Jakarta : Kencana), 2008

Salim, Fathi Muhammad, An-Naqd Ad-Duali, (T.tp. : T.p), Tt

Thabib, Hamad Fahmi, Hatmiyyah Inhidam Ar-Ra`sumaliyyah Al-Gharbiyyah, (T.tp. : T.p), 2003

Yusanto, Ismail dkk (Editor), Dinar Islam : Solusi Krisis Moneter, (Jakarta : PIRAC, SEM-Institute, Infid), 2001

Zallum, Abdul Qadim, Al-Amwal fi Daulah Al-Khilafah, (Beirut : Darul Ummah), Cetakan III, 2004

Minggu, Juli 12, 2009

Membudayakan Bahasa Indonesia di Dunia Maya [Keindahan Sastra Bahasa Indonesia]


Seperti apa sih sebenarnya bahasa Indonesia itu?
Bahasa Indonesia terbentuk dari bahasa Melayu (Austronesia) yang kemungkinan telah dipakai sejak abad- abad awal penanggalan modern. Bahasa ini sering disebut bahasa Melayu Pasar karena bahasa ini sering dipergunakan dalam transaksi - transaksi perdagangan kala itu. Seperti yang dikatakan oleh Jan Huyghen Van Linschoten di dalam bukunya yang terkenal, Itinerario menuliskan bahwa Malaka adalah kota tempat berkumpulnya nelayan di seluruh dunia, kemudian mereka mendirikan sebuah kota dan menciptakan bahasa mereka sendiri dengan mengambil kata-kata terbaik dari bahasa-bahasa di sekitar mereka sehingga bahasa Melayu dikenal sebagai bahasa yang paling sopan dan paling pas di kawasan Timur Jauh.

Bahasa Indonesia merupakan bentuk dialek baku dari bahasa Melayu yang pokoknya berasal dari bahasa Melayu Riau. Seperti yang diungkapkan oleh Ki Hajar Dewantara dalam Kongres Bahasa Indonesia I tahun 1939 di Solo, Jawa Tengah, "jang dinamakan 'Bahasa Indonesia' jaitoe bahasa Melajoe jang soenggoehpoen pokoknja berasal dari 'Melajoe Riaoe', akan tetapi jang soedah ditambah, dioebah ataoe dikoerangi menoeroet keperloean zaman dan alam baharoe, hingga bahasa itoe laloe moedah dipakai oleh rakjat di seloeroeh Indonesia; pembaharoean bahasa Melajoe hingga menjadi bahasa Indonesia itoe haroes dilakoekan oleh kaoem ahli jang beralam baharoe, ialah alam kebangsaan Indonesia". Atau seperti yang diungkapkan pada kongres Bahasai Indonesia II tahun 1954 di Medan, Sumatera Utara, "...bahwa asal bahasa Indonesia ialah bahasa Melaju. Dasar bahasa Indonesia ialah bahasa Melaju jang disesuaikan dengan pertumbuhannja dalam masjarakat Indonesia."

Bahasa Indonesia diakui secara resmi sebagai bahasa nasional pada peristiwa sumpah pemuda (28 Oktober 1928). Namun penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional pertama kali dikemukakan oleh Muh Yamin pada Kongres Nasional kedua di Jakarta, yang isinya yaitu,


1. PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
2. KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
3. KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

Dan hingga saat ini bahasa Indonesia masih terus mengalami penambahan kosa kata baik melalui penciptaan maupun serapan. Bahasa Indonesia sendiri terdiri dari berbagai komposisi kata yang diserap dari bahasa asing seperti bahasa Belanda, Inggris, Sanskerta, Cina, Arab, Parsi, Hindi Portugis dan sebagainya.

Namun ironisnya Bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai ditinggalkan pemiliknya. Dan justru kebanyakan dari yang meninggalkan Bahasa Indonesia adalah para generasi muda yang lebih memilih bahasa gaul (bahasa Indonesia yang digunakan dengan semaunya sendiri tanpa mengindahkan kaidah yang berlaku dan terkadang justru diplesetkan). di sebuah artikel di majalah TEMPO yang berjudul “Secara Gue Gaul Gitu Loh”, menurut Qaris Tajudin bahasa gaul mulai umum digunakan pada tahun 1970-an yang diambil dari novel karya Teguh Esha yang berjudul “Ali Topan Anak Jalanan” (1972) .saat itu Teguh memperkenalkan istilah baru yang disadap dari bahasa Indonesia yang disebutnya sebagai bahasa gaul seperti “Asoy” yang sama dengan “Asyik” dan “Ajojing” sebagai ganti “berdisko”. Kini para generasi muda di Indonesia tidak lagi mempunyai semangat untuk mempelajari dan melestarikan bahasa nasional kita, bahasa Indonesia padahal dahulu pemuda dan pemudi Indonesia berjuang dengan sepenuh hati mempersatukan Indonesia hingga pada akhirnya Sumpah Pemuda. Padahal Bahasa Indonesia adalah bahasa yang sangat istimewa. Bebarapa fakta mengenai bahasa indonesia adalah

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang mudah jika dibandingkan dengan beberapa bahasa lain di penjuru dunia. Karena bahasa ini tidak memiliki tingkatan kata atau pun kalimat. Jadi walau pun kejadian tersebut terjadi kemarin, sekarang atau pun besok, kata yang dipergunakan tetap sama. Lain halnya denang bahasa lain, dalam hal ini misalnya bahasa Inggris atau bahasa Arab yang termasuk juga bahasa yang terindah selain bahasa Indonesia

Contoh:
Kemarin : Adik membeli buku kemarin sore
Sekarang: Adik membeli buku saat ini.

Bandingkan dengan bahasa Inggris dan Arab berikut dan lihat tulisan yang bercetak tebal,

Kemarin : Yesterday my brother bought some books.
Sekarang: My father buy some books.

Kemarin : Isytaro akhi as-shaghir al-kutuba fi al-masa’i.
Sekarang: Yasytari akhi as-shaghir al-kutuba al-an.

Selain itu jumlah benda pada bahasa Indonesia pun tak mempengaruhi kata yang diterangkan.

Contoh :
[Indonesia] satu buku  [Inggris] a book           [Arab] kitab
[Indonesia] dua buku   [Inggris] two books     [Arab] kitabani
[Indonesia] tiga buku   [Inggris] three books  [Arab] tsalatsu kutub

Pada mulanya bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu yang digunakan di pasaran yang terdiri dari gabungan bahasa-bahasa para pedagang yang datang dari seluruh penjuru dunia yang singgah berdagang di Melayu. Karena menjadi bahasa yang dianggap paling sopan di kawasan Timur maka bahasa Melayu ini semakin dikembangkan dan kemudian menjadi pondasi Bahasa Indonesia yang digunakan hingga saat ini. Karena itulah Bahasa Indonesia disebut bahasa yang kaya, karena tumbuh dari budaya seluruh penjuru dunia selain tanpa meninggalkan budaya kesopanan Timur. Kemudian bahasa Indonesia terus mengalami penyempurnaan seperti adanya EYD atau Ejaan Yang Disempurkan, sehingga Bahasa Indonesia disamping menjadi bahasa yang kaya juga menjadi bahasa yang indah.

Bahasa Indonesia ternyata tidak hanya dipelajari oleh bangsa Indonesia saja. Bahasa Indonesia sendiri kini tengah dipelajari oleh warga Negara di Australia. Alasan warga Negara Australia mempelajari bahasa Indonesia adalah karena mereka tertarik dengan budaya bangsa Indonesia dan ingin memperdalam pengetahuan akan Indoensia dengan mempelajari bahasa Indonesia.

Dari www.kompas.com, Rabu, 29 Oktober 2008. Menurut Andri Hadi bahasa Indonesia kini mulai dipelajari oleh 45 negara di dunia, negara yang mempelajari bahasa tersebut di antaranya adalah: Australia, Amerika, Kanada, Vietnam, dan banyak negara lainnya. Ia menjelaskan jika bahasa Indonesia menjadi bahasa popular keempat di Australia. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesia di sana. Bahkan anak-anak murid kelas 6 sekolah dasar di negara tersebut sudah mahir berbahasa Indonesia.

Menurut seorang diplomat Indonesia. Pada bulan Desember 2007 Pemerintah Daerah Kota Ho Chi Minh, ibu kota Vietnam, secara resmi mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua di Kota Ho Chi Minh.Selain itu Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City untuk periode 2007-2008, Irdamis Ahmad di Jakarta mengatakan, "Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan," Salah satu penyebab bahasa Indonesia begitu diminati oleh bangsa Vietnam antara lain dimungkinkan karena meningkatnya hubungan bilateral antara Indonesia dengan Vietnam di masa depan.

Dari www.antara.co.id, Selasa, 20 November 2007. Menurut data yang didapat oleh situs tersebut menyatakan bahwa "Wikipedia Indonesia kini berada di peringkat 26 dari 250 Wikipedia berbahasa asing di dunia. Sedangkan di tingkat Asia kita berada di peringkat tiga, setelah Jepang dan Mandarin."

Dengan beberapa fakta di atas, tidak ada alasan bagi kita yang mempunyai Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan untuk tidak bangga memakai bahasa ini. Jika mungkin mereka putra-putri Indonesia yang tetap menggunakan bahasa asing pada situs-situs maupun blog-blog mereka dengan alasan agar pemikiran mereka dibaca oleh orang lain di segala penjuru dunia, mengapa putra-putri Indonesia tersebut merasa membutuhkan bahasa asing agar pemikirannya dibaca orang? Bukankah orang-orang dari penjuru dunia tersebut yang butuh kepada ilmu yang dimiliki oleh putra-putri Indonesia. Mari kita tanamkan mental dan pemikiran maju dan mengatakan “Kita adalah bangsa yang dibutuhkan oleh dunia luar karena kita maju” bukan “Kita membutuhkan dunia luar agar kita maju”. Hal ini bisa menjadi pemompa semangat kita sebagai bangsa Indonesia untuk terus maju. Maju karena bangga menggunakan Bahasa Indonesia.

Hidup Bahasa Indonesia…!!


Selasa, Juni 16, 2009

Sajak Batu Perut

Pemilihan Presiden tinggal menghitung hari lagi, namun seakan masyarakat tidak lagi menaruh harap pada janji perubahan yang diusung para calon presiden. Hal yang paling mendapat perhatian namun tidak kunjung dapat diselesaikan oleh para Presiden terdahulu adalah kemiskinan dan gizi buruk. Terdoronglah saya menulis sebuah sajak atas keprihatinan ini.


"bu, masak yang enak ya!"

mulai terdengar kokok ayam dalam perut
buncitnya

"bu, sekarang menunya apa?"

dengan memukul-mukul kepala,
terlihat linglung:
masih sadar atau sudah berhirup
anyir bau kematian

"ya, sabar, sebentar lagi matang kok!"

memang,
kasih sayang bunda tak pernah
diragukan
apalagi diperjuangkan

30 menit bertahan,
1 jam kantuk merayap di tubuh si kecil

tiba-tiba suara batin meraung keras
membuatnya gelagapan
terjungkal dari ayunan mimpi

"sudah matang bu?"

si kecil mulai bosan
berapa kali ia harus sumpah serapah
menyumpahi:
ibu, perut, juga hasrat

"tidur dulu ya, nak!"
ibu masak enak kok,
makanya agak lama!"

sang ibu kehilangan
otak: kiri, kanan
juga nurani

kembali si kecil
berkerut dahi
murung, merenung
menelan ludah, mengulur jakun:
pahit, sangat pahit

tapi ia memeras aorta, otot, mata
merajut kembali
mimpi, halusinasi
yang sempat terputus

2 jam terbujuk
kembali lenguhan sapi terdengar
dari perutnya
yang bunting
seperti perut ibu
ketika membelenggunya
4 bulan

"sudah matang, bu?"

(terdiam)

"ibu masak apa sih?"

(bingung, tak bisa menjawab)

"tunggu sebentar saja,
tungkunya sudah kepanasan,
sebentar lagi matang kok!
main dengan si meong dulu ya!"

(terdiam)

lambung si kecil
memukul-mukul
dinding perut dengan keras,
tanpa ampun

lama bersabar,
ia tak bisa bersandar
pada tiang harapan
dan tembok waktu

ia buka tutup
kuali yang berasap-asap

serdadu air mata menggempur
barisan pipi yang lugu
pasukan peluh
mendarat
di pangkalan jiwa

ternyata
si kecil hanya
menunggu batu
yang di nanak ibunya

Jumat, Mei 01, 2009

Deret Fibonacci, misteri Proporsi Agung Tuhan

Pusing terlalu banyak tugas justru mendorong gue untuk menjelajah dunia maya. Gue pikir dengan take a rest sebentar gue bisa lebih fresh ngerjain tugas nanti? Atau malah justru kerjaan gue tidak akan pernah selesai? Padahal dua minggu lagi tugas harus sudah di tangan dosen. Gue belum selesai ngitung, belum juga nggambarnya, belum ini, belum itu. Aaarrrgggh... persetan.

Gue baru saja mendapat tulisan bagus dari blog-blog orang waktu gue lagi blog-walkin', tentang Deret Fibonacci. Kata orang deret angka yang ditemukan oleh Fibonacci ini adalah deret angka istimewa yang akan menghasilkan nilai tertentu yang disebut Proporsi Agung atau Angka Tuhan.

Untuk para mahasiswa Matematika mungkin deret ini sudah tidak asing lagi. Namun buat gue sebagai orang Teknik Sipil mungkin agak jarang mendengar dan menggunakannya. Jadi mungkin gue bisa mulai mengaplikasikannya dalam penelitian gue suatu hari nanti.

Gue akan bercerita dahulu mengenai sejarah Fibonacci sendiri. Deret Fibonacci ditemukan oleh Leonardi Pisano atau lebih dikenal dengan sebutan Leonardo Fibonacci (diturunkan dari Filius Bonaccio atau anak dari Bonaccio, sebutan bagi ayahnya yang bernama asli Guglielmo), pada abad 12 di Italia. Pada dasarnya deret fibonacci merupakan barisan bilangan sederhana dimulai dari 0 dan 1 dan suku berikutnya merupakan jumlah dua bilangan sebelumnya. Deret fibonacci bersifat rekursif karena menggunakan suku dalam deret tersebut untuk menghitung suku setelahnya. Dengan pengertian tersebut, maka suku-suku pada deret fibonacci adalah:

0 1 1 2 3 5 8 13 21 34 55 89 144 dan seterusnya.

Rasio dari sepasang suku berurutan dalam deret fibonacci akan konvergen ke sebuah bilangan irasional 1,618 atau bilangan phi (Φ). Phi, merupakan sebuah konstanta irasional yang bernilai 1,61803399… yang di dapat dari kenvergensi rasio suku dalam deret fibonacci terhadap suku sbelumnya. Dalam deret fibonacci, sebuah suku adalah penjumlahan dua suku sebelumnya. Diketahui rasio dari dua buah suku berurutan konvergen ke suatu nilai, anggap nilai itu variabel p. Maka pada urutan suku yang sangat besar, misalkan 3 suku berurutan dilambangkan sebagai a,b, dan c, maka berlaku:


c/b = b/a = p; dengan c = a+b

–> (a+b)/b = b/a ;

–> a^2+ab = b^2;

–> a^2+ab-b^2 = 0 ; pers. kuadrat

–> maka didapat a/b= (1+√5)/2 atau a/b= (1-√5)/2

–> jika dihitung, (1+√5)/2 ekivalen dengan 1,618… sedangkan (1-√5)/2 ekivalen dengan 0,618… . Karena a1,618…


Dengan demikian bilangan phi memiliki sifat, sebuah bilangan yang resiproknya merupakan bilangan itu sendiri dikurangi 1. ( 1/phi = phi-1).

Bilangan Phi dikatakan oleh para ahli sebagai divine proportion atau proporsi agung atau dalah istilah yang lebih populer dikenal sebagain golden ratio. Sepertinya Tuhan memasukkan divine proportion ini kedalam ciptaannya untuk membuktikan kebesarannya melalui keindahan alam. Banyak sekali contoh kenampakan golden ratio di alam semesta, mulai dari jari yang kita gunakan untuk mengetik, hingga luar angkasa sana.

Berikut beberapa fakta yang gue temukan mengenai deret Fibonacci.

1. Jumlah Daun pada Bunga (petals)
Mungkin sebagian besar tidak terlalu memperhatikan jumlah daun pada sebuah bunga. Dan bila diamati, ternyata jumlah daun pada bunga itu menganut deret fibonacci. contohnya:
- jumlah daun bunga 3 : bunga lili, iris
- jumlah daun bunga 5 : buttercup (sejenis bunga mangkok)
- jumlah daun bunga 13 : ragwort, corn marigold, cineraria,
- jumlah daun bunga 21 : aster, black-eyed susan, chicory
- jumlah daun bunga 34 : plantain, pyrethrum
- jumlah daun bunga 55,89 : michaelmas daisies, the asteraceae family

Lihat buktinya di gambar ini.

2. Pola Bunga
Pola bunga juga menunjukkan adanya pola fibonacci ini, misalnya pada bunga matahari. Dari titik tengah menuju ke lingkaran yang lebih luar, polanya mengikuti deret fibonacci.

3. Tubuh Manusia

Bila Anda ukur panjang jari Anda, kemudian Anda bandingkan dengan panjang lekuk jari, maka akan ketemu 1.618.

penjelasan :
- Coba bagi tinggi badan Anda dengan jarak pusar ke telapak kaki, maka hasilnya adalah 1.618.
- Bandingkan panjang dari pundak ke ujung jari dengan panjang siku ke ujung jari, maka hasilnya adalah 1.618.
- Bandingkan panjang dari pinggang ke kaki dengan panjang lutut ke kaki, maka hasilnya adalah 1.618
- Semua perbandingan ukuran tubuh manusia adalah 1.618. benarkah? silahkan membuktikannya.

5. Parthenon

Bangunan yang diarsiteki oleh Phidias ini juga menggunakan perbandingan yang berdasarkan angka Phi. 1.618. Nah, mungkin ini  dapat menjadi inspirasi gue untuk membuat sebuah terobosan baru di dunia Teknik Sipil.

Ternyata sangat banyak hal-hal di alam semesta ini yang berhubungan dengan Angka Tuhan ini, hal ini secara tidak langsung dapat menambah keimanan kita. Sekarang dapat dibuktikan bahwa Teori Evolusi semakin terpuruk, tidak ada bukti bahwa alam semesta terjadi dengan sendirinya, melainkan terjadi atas perhitungan Tuhan dengan sangat presisi.

Gue sudah puas sekarang. Dan gue akan melanjutkan lagi pekerjaan gue.

______________________

sumber : http://paperless-media.blogspot.com/2008/11/misteri-angka-tuhan.html


Profil Saya

Foto Saya
Saya Haris Pradipta Putra, bekerja di PT. PJB - Badan Pengelola Waduk Cirata/BPWC, di bidang Pemeliharaan Sipil. Terima kasih atas bantuannya dan atas kunjungannya ke blog saya.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons