Pages

Rabu, April 22, 2009

The New Microsoft 2010. Aarrgghh, keren... (screaming)

Tugas, tugas dan tugas...

Banyak sekali tugas gue. Itu baru kuliah di satu kampus. Coba kalau kuliah di banyak kampus, pasti mampus, dah. Tiga biji kampus sudah cukup buat gue.

Coba mari kita buat list tugas gue,

  1. Estimasi RAB, harus sudah kelar di akhir semester.
  2. Teknik Perbaikan Tanah, minggu depan dikumpulin.
  3. Manajemen Proyek, minggu depan dikumpulin.
  4. Konstruksi Bangunan Bertingkat, minggu depan dikumpulin.
  5. Rekayasa pondasi, agak ringan, kerja kelompok.
  6. Metode Pelaksanaan Konstruksi, besok dikumpulin.
  7. Bangunan Air, harus sudah kelar di akhir semester.

Kalau gue kira-kira (hanya kira-kira), kerjaan gue ini sudah bisa jadi rumah tipe 96 yang sesuai dengan standar, plus dengan bangunan airnya, karena yang pesan rumah ini mungkin juragan petani yang tinggal di dekat sawahnya yang tanahnya agak tidak memadai untuk didirikan bangunan (maka dari itu datanglah gue yang mewujudkan keinginannya untuk tinggal di dekat sawah tersebut dengan ilmu gue, haha... sombong). Sekarang tinggal ada apa tidak yang sudi rumahnya diserahin sama gue buat direalisasikan. Mungkin yang ada orang-orang sudah keburu khawatir kalau rumahnya rubuh duluan sebelum sempat ditinggali.

Namun yang lebih penting dari itu semua adalah GUE BERTERIMA KASIH SEKALI pada Oom Bill Gates.

Berkat dia, gue bisa kerja di notebook usang gue dengan segala program-program yang sudah dengan sukarela menjadi kompatibel dengan Microsoftnya Oom Gates. Dari AutoCAD, SketcUp, sampai program Officenya sendiri yang KEREN abis... Gue suka gaya loe, Oom!

Oom Bill Gates

Oh! Berbicara tentang Microsoft dan segala keunggulannya gue jadi ingat mengenai kabar tentang segera dilaunchingnya Microsoft Office 2010. Office versi terakhir yang diluncurkan adalah Microsoft Office 2007, yang mana keluarnnya Microsoft Office 2007 ini juga bersamaan dengan Microsoft Windows Vista. Menurut rencana sistem operasi terbaru Microsoft yaitu Windows Seven akan keluar tahun depan yaitu tahun 2010 yang mana pada rilis Windows Seven, menurut rencana Microsoft juga akan segera meluncurkan paket Office terbarunya, yaitu Microsoft Office 2010.

Logo MS 2010

Pihak Microsoft mengungkapkan bahwa pada Office 2010 ini akan lebih ringan dari pada Microsoft Office versi sebelumnya. Pada Microsoft Office 2010, Microsoft Office akan mendukung dua versi yag terpisah, yaitu versi 32 bit dan versi 64 bit dan Office 2010 akan menjadi pertama yang melakukan dua versi yang berbeda, di kedua versi yang berbeda, Microsoft belum mau banyak berbicara mengenai keunggulan dan perbedaan dari kedua versi tersebut.

Kamu bisa melihat preview gambar tersebut dibawah ini, gambar di bawah ini mungkin akan berbeda dengan versi final dari Microsoft Office 2010, mengingat sekarang Microsoft Office 2010 masih dalam tahap pengembangan dan mungkin saja interface nya bisa berbeda. Dan anda bisa membandingkan dengan Office 2007 yang sedang anda gunakan.

Tampilan MS Word 2010


Selasa, Maret 31, 2009

Mempelajari Kebudayaan Pagan

Just Moving Forward

Ampuh juga kata-kata itu memotivasi gue. Hari-hari kemarin dengan kuliah yang begitu berat ternyata bisa dengan mudah gue lalui (dan mengurungkan niat meneguk arsenik) jika dengan penuh keyakinan berteriak 

Keep Moving Forward...!! (uhuk..uhuk...)

Dan "tada..." gue dapat melaluinya, bahkan kuliah bisa menjadi lebih mengasyikkan. Seperti kemarin hari senin, gue dan teman-teman kelompok gue yang aneh telah berhasil menyelesaikan proyek pembuatan berhala di kuliah Konstruksi Batu dan Beton (judul tugas sebenarnya adalah Pembuatan Tiang Keramik, tapi jadi lebih mirip dengan membuat sebuah berhala).

Tidak hanya dapat menyelesaikannya namun kelompok gue selesai yang tercepat. (Hahaha...) gue bangga dengan kelompok gue.

Gambar : proses pembuatan (memakan 4-5 kali pertemuan kuliah)

Gambar : Kenapa harus disembah?

Berbicara tentang menyembah berhala gue jadi teringat akan kaum pagan yang sejak zaman dahulu telah diperangi oleh para Nabi dan Rasul. dan betapa mengejutkan bahwa di zaman modern ini agama dengan penganut terbesar adalah agama pagan yang menyembah berhala ini.

Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbol-simbol paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung, ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin (Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara Indra). Jadi pada intinya agama yang banyak orang-orang sebut dengan AGAMA KRISTEN sebenarnya adalah tidak lain agama pagan itu sendiri. Namun oleh kaisar Constantinus agama ini dilebur menjadi satu dengan agama yang dibawa Nabi Isa (alaihissalam) menjadi agama dengan nama Kristen pada saat Konsili Nicea yang diselenggarakan di Yunani pada tahun 325 M.

Obelisk merupakan simbol phallus dan menjadi sentral dari ritual pemujaan terhadap Dewa Matahari. Ironisnya Obelisk (berhala) ini berdiri di banyak kota dunia seperti Washington DC, Paris, dan juga… Jakarta! (Monas) (astaghfirulloh...).

Gambar : Monas

Gambar : Obelisk

Asal-muasal kaum pagan modern sekarang ini sesungguhnya berasal dari satu kelompok kecil para pengikut iblis (baca Eramuslim Digest edisi “Genesis of Zionism”), di mana sepanjang sejarah awalnya diwakili oleh mereka yang selalu memusuhi dan memerangi para Nabi dan Rasul Allah SWT. Mereka adalah Samiri yang memerangi Musa as. (Amerika pun menyebut dirinya dengan “Uncle Sam”), Namrudz yang memerangi Ibrahim a.s., dan para pendeta Sanhedrin yang memerangi Isa a.s.

Lalu bagaimanakah kita harus mensikapi fakta-fakta yang mengerikan ini? Iman yang teguh adalah  kunci utamanya.

_________________________________

sumber rujukan

http://www.gaulislam.com/strategi-kaum-pagan-menuju-the-new-world-order-1


Selasa, Maret 24, 2009

Kuliah gue adalah...

Hmph...

Gue memandang kamar gue di lantai tiga Pesantren Luhur dengan bernafsu. Hari ini kuliah sangat melelahkan. Kasur hangat bak memanggil-manggil gue. Sebenarnya dia tidak pantas disebut kasur, sudah sangat tipis dan bolong dimana-mana. Tapi untuk gue sekarang, dia seperti dian sastro (baca : sring-bed) yang menunggu untuk ditiduri.

Seperti kebanyakan orang-orang, gue juga merasa waktu semakin cepat berjalan. Entah apakah ini memang tanda-tanda bahwa kiamat sudah mengintip. Ah, bagi gue lebih baik kiamat datang pagi ini daripada dunia terus-menerus semakin menggila. Jauh dari Tuhan dan senyum para kapitalis semakin lebar. Persetan dengan mereka, gue sendiri sedang dibuat pusing dengan kuliah gue yang juga ikut-ikutan menggila. Gue rasa baru kemarin gue kebingungan mencari kelas kuliah gue seperti kebanyakan mahasiswa baru dengan segala keculunannya. Dan sekarang gue sudah berada di semester ke empat pendidikan gue di Universitas Negeri Malang. Gue ingin pagi hari nanti gue bangun dan mendengar task di hape gue berteriak-teriak mengingatkan untuk berangkat jam lima pagi agar tidak telat ikut upacara PKPT (istilah Ospek di Universitas Negeri Malang).

Namun kelihatannya kenyataan berkata lain, gue sekarang sedang menempuh semester empat, dan kelihatannya juga gue sedang tidak bermimpi. So, gue jalani saja apa yang akan gue hadapi esok hari. KEEP MOVING FORWARD!! 

Sebelum itu, gue harus sepenuhnya sadar apa yang ada di hadapan gue. Tugas Konstruksi Bangunan Air, Tugas Estimasi Biaya Bangunan, Laporan Praktikum Konsruksi Batu dan Beton, besok UTS Konstruksi Bangunan Tinggi dan Bangunan Industri, besok lusanya UTS Teknik Perbaikan Tanah, interviu dengan bapak-bapak kontraktor tugas dari Manajemen Konstruksi, dan tiap siang harus praktikum Batu dan Beton (baca : jadi kuli), de'el'el-de'el'el.

???

Gambar : Kuliah atau Kuli?

Mungkin gue harus cari arsenik saja, gue minum nanti sebelum bobo.

Kamis, Februari 19, 2009

Kesalahan Seputar Shalat : Mengumumkan Berita Duka Cita di Masjid

Nabi Muhammad SAW. bersabda : “Islam dibangun atas lima perkara. Yaitu, bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahn yang hak) kecuali Alloh dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, mengerjakan ibadah haji ke Baitullah, dan puasa Ramadhan.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Shalat memiliki posisi yang sangat vital dalam kerangka ibadah umat Islam. Tidak hanya shalat saja, namun hal-hal seputar shalat yang ikut menjadi syarat wajib maupun syarat sahnya shalat juga turut menjadi hal yang bersifat penting. Para salafus shalih dan orang-orang shalih menjadikan shalat sebagai istirahat dari penatnya kehidupan dunia. Namun seiring berjalannya waktu, perhatian umat Islam terhadap shalat semakin berkurang. Sehingga banyak ditemui kesalahan-kesalahan yang terjadi seputar masalah shalat. Dan manisnya ibadah shalat menjadi barang langka di zaman ini. Termasuk pula dalam kesalahan yang terlanjur “membudaya” di sebagian masyarakat kita adalah mengumumkan berita duka cita dengan pengeras suara masjid.



Merupakan salah satu diantara bid’ah dalam masjid yang hukumnya antara makruh dan haram adalah perbuatan yang disebut tabrir. Yaitu, para mu’adzin membaca ayat dalam surah Al-Insan di atas menara dengan suara keras ketika terjadi kematian seorang alim. Ayat yang dimaksud ialah “Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan, minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur.” (Al-Insan [76]:5)

Demikian pula, dengan apa yang terjadi di daerah-daerah pedesaan. Yakni, ketika salah seorang dari mereka ada yang meninggal, mereka lalu mengumumkan kematian Fulan bin Fulan dengan mikrofon (pengeras suara) masjid. Perbuatan semacam ini menyelisihi sunnah. Sebab, tidak sepatutnya masjid dipergunakan untuk kepentingan seperti ini.

Jadi kesimpulannya, yang membuat bid’ah semacam ini menyebar luas adalah perbuatan menyebarkan berita kematian yang dilakukan oleh orang jahiliyah. Dahulu mereka mengutus seseorang yang mengetahui perihal kematian salah seorang dari mereka ke pintu-pintu rumah dan pasar. Dalam kitan Subul Us-Salam disebutkan, “di antara bentuk mengumumkan kematian yang dilarang adalah mengumumkan kematian di atas menara pada zaman ini ketika terjadi kematian ulama.” (Al-Ibda’ fi Madhar Al-Ibtida’, Asy-Syaikh Ali Mahfudz, hal 165/167 dengan perubahan)
______________________
Sumber : Al-Mishri, Mahmud. 2007. 400 Kesalahan dalam Shalat (diterjemahkan oleh Fahrur Mu’is dan Nurul Lathifah). Solo : Media Dzikir.

Profil Saya

Foto Saya
Saya Haris Pradipta Putra, bekerja di PT. PJB - Badan Pengelola Waduk Cirata/BPWC, di bidang Pemeliharaan Sipil. Terima kasih atas bantuannya dan atas kunjungannya ke blog saya.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons